Solacea
← Kembali ke Pohon Harapan

Kebijakan moderasi Pohon Harapan

Diperbarui 25 Mei 2026

Pohon Harapan adalah ruang komunitas untuk berbagi harapan dengan martabat. Untuk menjaganya tetap aman, kami menggunakan sistem moderasi 4-lapis: deteksi krisis, aturan dasar otomatis, moderasi otomatis berbasis AI, dan tinjauan konteks bahasa Indonesia. Sebagian besar harapan dipublikasikan dalam hitungan detik. Sebagian kecil masuk antrian admin untuk ditinjau manual.

Layer 0 — Deteksi krisis

Jika konten harapan mengandung kata-kata yang menunjukkan risiko self-harm atau keputusasaan akut, harapan tersebut otomatis masuk antrian admin dan wisher menerima email berisi nomor hotline kesehatan jiwa. Sistem ini tidak menghakimi — tujuannya hanya memastikan ada orang yang siap mendengar.

Layer 1 — Aturan dasar otomatis

Pemeriksaan awal di sisi klien: panjang konten, deteksi PII (Nomor Induk Kependudukan, nomor rekening, nomor telepon yang tidak relevan), dan filter kata kasar yang jelas.

Layer 2 — Moderasi otomatis (OpenAI)

Layanan moderasi otomatis OpenAI memeriksa konten terhadap kategori standar (kekerasan, kebencian, konten dewasa, pelecehan). Konten yang aman langsung dipublikasikan. Yang mendekati ambang masuk antrian. Yang jelas melanggar diblokir.

Layer 3 — Konteks bahasa Indonesia (Claude)

Untuk kasus yang ambigu, Claude Haiku memeriksa konteks bahasa dan budaya Indonesia — termasuk nuansa SARA, Pancasila, dan potensi penipuan yang mungkin lolos dari filter kata kunci.

Antrian admin

Tim Solacea meninjau setiap harapan dalam antrian secara manual. Kami menyetujui jika konten aman, atau menolak dengan alasan yang dicatat dalam audit log. Harapan yang ditolak tidak pernah muncul di pohon publik.

Komunitas melaporkan

Setiap orang bisa melaporkan harapan yang mencurigakan. Jika sebuah harapan menerima 3 laporan yang belum ditinjau, sistem otomatis menyembunyikannya sampai admin meninjau.

Krisis? Hubungi:

  • Into the Light — hotline kesehatan jiwa: 119 ext. 8 (24 jam, gratis)
  • Yayasan Pulih — konseling profesional: +62 21 78842580
  • SEJIWA Kemenkes — layanan psikologi: 119 ext. 8

Pertanyaan? Privasi · Ketentuan